"Jika dibolehkan jantan dan betina dalam aqiqah berdasarkan hadits di atas, maka sama halnya dengan kurban (udhiyah) boleh dengan jantan atau betina. Karena daging kambing jantan lebih enak (thoyyib). Sedangkan kambing betina lebih basah." ( Al Majmu', 8: 222) Imam Nawawi rahimahullah memberikan keterangan pada penjelasan Asy Syairozi : Tata cara pelaksanaan aqiqah yang sesuai dengan syariat Islam dan sunnah yaitu sebagaimana yang di contohkan oleh baginda Nabi Muhammad SAW. Kita bisa mengetahui melalui hadist-hadist yang diriwayatkan oleh para perawi hadist shahih. Sebagian orang ada yang bertanya, bagiamana aqiqah menurut muhammadiyah atau NU. Jika sebelumnya kami sudah membahas mengenai Hukum Aqiqah dan Dalilnya, maka Apakah Biji Markisa Boleh Dimakan. Itulah manfaat-manfaat yang terdapat pada biji serta buah markisa . Apabila Anda hendak mengkonsumsinya, pastikan sedang tidak dalam keadaan diare. Biji buah markisa memiliki lebih banyak manfaat daripada dampak negatifnya. Maka dari itu, apabila ditanya mengenai bolehkah makan biji markisa , jawabannya tentu ADVERTISEMENT. Sementara itu, Laits dan Dawud azh-Zhahiri berpendapat bahwa hukum aqiqah adalah wajib. Hukum -hukum yang berlaku dalam kurban berlaku juga dalam aqiqah, hanya saja tidak diperkenankan patungan dalam aqiqah. Sebelumnya telah dijelaskan bahwa aqiqah untuk anak laki-laki yang ideal adalah dua ekor kambing. Ternyata tidak disyaratkan dalam kambing aqiqah harus menggunakan kambing jantan atau harus betina. Seperti sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang berbunyi: "Untuk anak laki-laki dua kambing, dan untuk anak perempuan satu kambing, dan tidak memudharati kalian apakah kambing-kambing tersebut jantan atau betina." (HR. Vay Nhanh Fast Money.

apakah boleh aqiqah menggunakan kambing betina